Sejarah S2 (Magister) Kesehatan Masyarakat

Prodi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat sudah direncanakan semenjak akreditasi Program Studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) mendapatkan nilai B dengan SK Direktorat Jendral Perguruan Tinggi (DIKTI) No : 051/SK/BAN.PT/Ak-XV/S/II/2013. Menurut ketentuan DIKTI bahwa institusi pendidikan dapat mengajukan pembukaan Prodi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat jika Prodi S1 IKM sudah terakreditasi dengan nilai minimal B.  Selain ketentuan di atas, kebutuhan masyarakat akan keberadaan master kesehatan sebagai salah satu tenaga yang akan mengembangkan kekampuan manajerial  dibidang kesehatan dengan mengoptimalkan kemampuan analisa terhadap permasalahan kesehatan masyarakat menjadi latar belakang pembukaan Prodi Magister Kesehatan Masyarakat. Berdasarkan analisis tersebut maka STIKes Fort De Kock menunjuk beberapa orang yang akan mengelola berjalannya semua operasional di Program Studi nantinya. Personel yang telah ditunjuk oleh Ketua STIKes tersebut menjadi dosen tetap dan penggagas awal dalam pendirian Prodi Magister Kesmas. 

Penyusunan visi dan misi yang baik maka diperlukan sumbang saran dan pemikiran dari berbagai pihak. Selain pihak internal STIKes Fort De Kock, pemikiran dari pihak eksternal juga patut menjadi pertimbangan. Pihak eksternal yang dimaksud dalam hal ini adalah pihak pemerintah, pengguna lulusan, organisasi profesi, dan alumni. Perumusan semua komponen visi, misi, tujuan dan sasaran program studi harus merujuk kepada visi dan misi STIKes Fort De Kock agar terjadi sebuah sinergi dalam pencapaiannya. Proses perumusan visi dan misi ini diprakarsai oleh Ketua Prodi Magister Kesmas yaitu Profesor Nursal Asbiran yang pengangkatannya disahkan melalui Surat Keputusan Ketua STIKes Fort De Kock Nomor : 211/K/ STIKes.FDK/II/2013 tanggal 28 Februari 2013. Penyusunan visi dan misi tersebut dilakukan melalui serangkaian kegiatan, yaitu:
  1. Pembentukan tim penyusun visi dan misi program studi
    Anggota tim ini ditunjuk langsung oleh Ketua Program Studi kemudian disahkan melalui Surat Keputusan Ketua STIKes Fort De Kock dengan Nomor : 214/STIKes.FDK/III/2013 tentang Tim Penyusun Visi dan Misi Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat STIKes Fort De Kock yang dikeluarkan pada tanggal 01 Maret 2013. Tim penyusun ini terdiri dari seluruh staf/dosen tetap pengelola Prodi Magister Kesmas yang bertugas membantu ketua program studi merumuskan visi dan misi yang jelas,  realistik dan berorientasi ke masa depan. 
  2. Rapat internal program studi
    Rapat ini diikuti oleh seluruh dosen tetap Prodi Magister Kesehatan MasyarakatSTIKes Fort De Kock. Rapat perumusan visi dan misi prodi dilaksanakan pada hari Senin, 11 Maret 2013. Hasil rapat tersebut disampaikan kepada Ketua STIKes Fort De Kock melalui rapat pimpinan. 
  3. Rapat Pimpinan dan sosialisasi internal
    Rapat pimpinan adalah rapat yang dihadiri oleh Ketua STIKes beserta pembantu ketua dan seluruh ketua program studi. Didalam rapat yang diadakan pada hari Selasa, 23 Maret2013 ini Ketua ProdiMagister Kesehatan Masyarakat menyampaikan visi dan misi yang disepakati dalam rapat internal program studi. Setelah dibahas bersama dan disempurnakan, selanjutnya diagendakan sebuah work shop untuk  mendiskusikan dan mensosialisasikan visi dan misi tersebut kepada pihak eksternal.
  4. Work Shop Visi dan Misi Program Studi bersama stake holder, user, mitra dan civitas akademika
    Work shop yang diadakan pada Sabtu, 03 Mei 2013 ini difasilitasi oleh STIKes Fort De Kock dengan mengundang semua unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan program studi yaitu para stakeholder(Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto, Rumah Sakit Achmad Mochtar, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota, Kantor Lingkungan Hidup, BKKBN, IAKMI, PPNI, IBI, IFI, IDI, Kantor Kesehatan Pelabuhan, PT Semen Padang, Koran Padang Ekspress, RRI), seluruh civitas akademika, pengguna lulusan, institusi pendidikan kesehatan lainnya dan para alumni Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Tidak banyak perubahan terhadap visi dan misi yang telah dirumuskan oleh pihak internal STIKes Fort De Kock. Secara umum, peserta work shop menyepakati visi dan misi tersebut. Pada kesempatan ini juga dilakukan pemahaman visi dan misi terhadap para undangan sehingga tujuan pendirian program studi dapat dicapai. Dengan pemahaman yang sama diharapkan semua unsur yang terlibat didalam penyelenggaraan pendidikan mengetahui arah dan tujuan aktifitas Prodi Magister Kesehatan Masyarakat.
  5. Pengesahan visi dan misi program studi
    Melalui rangkaian kegiatan diatas, diharapkan visi dan misi yang dihasilkan menjadi penuntun dalam setiap aktifitas yang dilakukan oleh program studi. Pada tanggal tanggal 4 Mei 2013 diterbitkan Surat Keputusan Ketua STIKes Nomor : 531/K/STIKes.FDK/V/2013 tentang Pengesahan Visi dan Misi Prodi Magister Kesehatan Masyarakat STIKes Fort De Kock. 
Setelah melaksanakan tahapan di atas, selanjutnya Prodi Magister kesmas mendapatkan izin operasional melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan kebudayaan No : 344/E/O/2014 pada tanggal 20 Agustus 2014.

Top